Jumat, 14 April 2017

21 januari 2016

Entah kenapa
ku terus berpikir, kenapa ku harus mengenali mu?
Padahal ku selalu menyakitimu dan tersakiti oleh mu
Namun dengan mengenal mu
ku tahu arti dari sebuah rasa,
yaa rasa yang timbul secara tiba-tiba, menghantui ku setiap saat, dan
Sulit untuk ku pendam

Kau ibarat sebuah api, kau selalu menerangi ku, aku pun selalu tak ingin jauh jauh dari terangnya cahaya mu. walau terkadang ku menjauh dari cahaya itu tapi aku masih bisa melihat dan merasakan cahaya itu. Tapi jika aku terlalu dekat dengan mu, maka ku pasti akan merasakan panasnya cahayamu, Namun saat cuaca menusuk tulang, kau selalu jadi penghangat ku, dan kau juga yang selalu ku pertahankan.

Namun,

Mendengar mu pergi jauh,
Seakan tak kuat ku mendengarnya.

Ku seperti telah menyelam dalam lautan dalam untuk dapatkan mutiara, namun mutiara yang ku dapat, harus ku jatuhkan kembali ke dasar laut


Tihati di sana.....
Jang lupa pa kita  :)